Jatengvox.com – Sebuah website tidak hanya membutuhkan proses pengembangan, tetapi juga pengelolaan yang berkelanjutan agar informasi yang disajikan tetap relevan dan terus diperbarui.
Menyadari pentingnya hal tersebut, mahasiswa Tim II Kuliah Kerja Nyata (KKN) IDBU-07 Universitas Diponegoro (Undip) menyusun modul guna pengaturan situs Website KALOKA sebagai panduan bagi admin dan pengelola dalam mengelola website secara mandiri.
Penyusunan modul dilakukan mulai Sabtu (18/07/2026) sebagai bagian dari pengembangan Website KALOKA di Desa Sobokerto, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali.
Modul ini berisi panduan penggunaan dashboard administrator, khususnya pada menu pengaturan situs, yang memungkinkan admin memperbarui identitas website tanpa harus melakukan perubahan pada kode program.
Panduan disusun secara sistematis sehingga mudah dipahami oleh perangkat desa maupun pengelola yang akan melanjutkan operasional Website KALOKA setelah program KKN selesai.
Materi yang disusun meliputi cara mengubah nama situs, logo website, informasi kontak, teks sambutan pada halaman utama, pengaturan URL video profil YouTube, integrasi katalog perpustakaan digital SLiMS (OPAC), pengelolaan footer website yang mencakup alamat, nomor telepon, e-mail, serta media sosial, hingga penanganan beberapa kendala umum seperti konten yang tidak muncul pada halaman publik maupun kegagalan unggah gambar.
Penyusunan modul dilakukan dengan pendekatan langkah demi langkah yang disertai ilustrasi tampilan dashboard sehingga pengguna dapat mengikuti setiap tahapan secara mandiri.
Dengan demikian, proses pembaruan informasi dapat dilakukan secara lebih cepat tanpa bergantung pada developer website.
Naila Azizah Berliani, salah satu mahasiswa KKN Universitas Diponegoro yang tergabung dalam tim developer Website KALOKA sekaligus bertanggung jawab pada pengembangan frontend dashboard Admin dan Pengelola, menjelaskan bahwa penyusunan modul bertujuan memudahkan admin dalam mengelola website secara mandiri setelah proses pengembangan selesai.
“Website yang baik bukan hanya mudah digunakan oleh pengunjung, tetapi juga harus mudah dikelola oleh admin. Modul ini kami susun agar admin dan pengelola dapat memahami setiap fitur pada menu pengaturan situs dengan lebih mudah. Dengan begitu, pembaruan identitas website, informasi kontak, maupun konten pendukung lainnya dapat dilakukan secara mandiri sehingga Website KALOKA tetap terpelihara dan terus berkembang,” tuturnya.
Melalui penyusunan modul pengaturan situs Website KALOKA, mahasiswa KKN Universitas Diponegoro berharap pengelolaan website dapat terus berlanjut meskipun program KKN telah berakhir.
Modul tersebut diharapkan menjadi acuan bagi admin dan pengelola dalam memperbarui informasi secara mandiri sehingga Website KALOKA tetap menjadi media promosi, dokumentasi, dan penyebaran informasi Desa Sobokerto secara berkelanjutan.
Penulis: Naila Azizah Berliani, Mahasiswa Program Studi Teknik Komputer
Tim II KKN-T IDBU 07 Universitas Diponegoro, Desa Sobokerto, Boyolali
Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.
Tidak ada komentar