Mahasiswa KKN-T Undip Dorong Literasi Digital Lewat Pemetaan Wisata Waduk Cengklik untuk Website KALOKA

waktu baca 2 menit
Rabu, 29 Jul 2026 21:30 16 jatengvox

Jatengvox.com – Tim Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) IDBU-07 Universitas Diponegoro (UNDIP) melaksanakan kegiatan pendataan dan pemetaan informasi wisata di kawasan Waduk Cengklik, Desa Sobokerto, Kabupaten Boyolali, pada Kamis (29/7/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengembangan Website KALOKA, platform digital yang memuat informasi mengenai kearifan lokal dan potensi Desa Sobokerto.

Pendataan tersebut bertujuan mendorong literasi digital masyarakat sekaligus mendukung digitalisasi promosi destinasi wisata desa.

Tim KKN-T IDBU-07 mengumpulkan berbagai informasi penting, mulai dari objek wisata, fasilitas pendukung, akses menuju lokasi, hingga spot menarik yang menjadi daya tarik wisatawan.

Selama ini, Waduk Cengklik dikenal sebagai destinasi wisata populer di kawasan Solo Raya. Kendati demikian, informasi digital mengenai fasilitas, detail lokasi, dan potensi wisatanya belum tersaji secara lengkap serta terintegrasi.

Baca juga:  KKN UPGRIS Kelompok 38 Tanamkan Etika Bermedia Sosial Sejak Dini di SDN 01 Watuagung

Kondisi ini mendasari mahasiswa untuk melakukan pendataan dan dokumentasi langsung di lapangan agar informasi yang disajikan lebih akurat dan mudah diakses masyarakat.

Kegiatan ini dijalankan melalui metode observasi lapangan, wawancara dengan pengelola serta masyarakat sekitar, serta dokumentasi berupa foto dan deskripsi lokasi.

Seluruh data tersebut diolah menjadi narasi informatif untuk diunggah ke dalam Website KALOKA sebagai media promosi digital Desa Sobokerto.

Alifian Abiansyach, anggota Tim Dokumentasi dan Narasi Informasi Wisata KKN-T IDBU-07, menjelaskan bahwa dokumentasi dan penyusunan narasi memiliki peran krusial dalam membangun citra destinasi wisata di era digital.

Baca juga:  Kegiatan Senyum Anak Hadirkan Kegembiraan bagi Puluhan Anak Desa Wirogomo

“Tahap dokumentasi dan penyusunan narasi menjadi sangat penting karena mampu meningkatkan branding serta menarik minat masyarakat untuk mengenal dan mengunjungi destinasi wisata yang ditampilkan pada Website KALOKA,” ujarnya.

Melalui pengembangan platform ini, tim KKN-T berharap informasi destinasi wisata Desa Sobokerto dapat diakses lebih mudah oleh publik.

Selain mendongkrak promosi wisata, website tersebut diharapkan mampu membuka peluang kemitraan berbasis digital bagi pelaku usaha wisata dan kuliner guna menggerakkan ekonomi masyarakat Desa Sobokerto.

Penulis: Muhammad Farrel Althaf, Mahasiswa KKN-T IDBU-07 Universitas Diponegoro

Baca juga:  Ombudsman RI Umumkan Lima Kementerian Bebas Maladministrasi dalam Penilaian Pelayanan Publik 2025

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA