Merti Dusun Wirogomo Meriah, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 41 Dukung Pelestarian Tradisi Wayang

Sabtu, 2 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Pertunjukan wayang kulit menjadi salah satu daya tarik utama dalam rangkaian acara Merti Dusun yang digelar di Desa Wirogomo, Kecamatan Banyubiru, Jumat malam (1/8).

Kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga bagian dari pelestarian budaya lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun.

“Dalam tradisi pewayangan Desa Wirogomo, terdapat filosofi yang erat kaitannya dengan peringatan sedekah bumi. Pada tahun 1960 hingga 1980-an, sebelum adanya kegiatan sedekah bumi, masyarakat sering mendengar suara gamelan dari arah gunung kelir. Hal ini membuat masyarakat Desa Wirogomo percaya fenomena tersebut sebagai isyarat akan datangnya sedekah bumi, dan dianggap sebagai pengingat dari alam bahwa masyarakat harus bersyukur atas hasil bumi yang mereka peroleh,” ujar Suwignyo.

Baca juga:  Kementrans Ajak Gen Z Bangun Daerah Lewat Program Transmigrasi

Wayang kulit yang ditampilkan malam ini dipersembahkan oleh grup seni Porboncono yang berasal dari Magelang.

Para pemain yang terlibat dalam pementasan berasal dari berbagai daerah, seperti Magelang, Temanggung, Wonosobo, hingga Semarang.

“Kalau soal cerita wayangnya, itu tergantung panitia. Ada permintaan atau tidak. Jadi tidak selalu sama setiap tahun,” ujar Batiyo, salah satu anggota grup Porboncono yang berperan sebagai penabuh sekaligus perapih alat-alat gamelan.

Meskipun pertunjukan wayang tidak selalu wajib digelar pada Merti Dusun, tradisi ini tetap hadir dalam berbagai hajatan masyarakat, seperti pernikahan atau khitanan.

Baca juga:  Mahasiswa KKN Misi Khusus UIN Walisongo Gelar Gotong Royong di Masjid, Wujudkan Lingkungan yang Bersih dan Nyaman

Namun, untuk Merti Dusun, pertunjukan wayang hampir selalu diselenggarakan setiap tahunnya.

“Kalau untuk Merti Dusun seperti ini, biasanya ya pasti ada tiap tahun. Sudah jadi bagian dari tradisi,” lanjut Sebat.

Ia juga menambahkan bahwa grup Porboncono melibatkan sejumlah personel dalam setiap penampilannya.

“Yang main wayang ada beberapa orang termasuk Campursari berjumlah 25 orang, termasuk tim yang kirim alat,” jelasnya.

Malam pertunjukan ini diharapkan tidak hanya memberikan hiburan bagi warga, tetapi juga menjadi momen penting untuk mempererat kebersamaan, serta memperkuat nilai-nilai budaya yang hidup di tengah masyarakat Desa Wirogomo.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Dorong Literasi Digital dan Kesehatan Masyarakat di Desa Kalirejo

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

DWP Tegaskan Peran Strategis Perempuan dalam Mewujudkan Perubahan Nyata
Tanamkan Budaya Hemat, Mahasiswa KKN UPGRIS Ajak Siswa SDN 1 Palebon Gemar Menabung Sejak Dini
Hadapi Musim Hujan, PKK Jawa Tengah Galakkan Penanaman Pohon di Pekarangan
Kemendikdasmen Terapkan TKA Inklusif 2026, Murid Berkebutuhan Khusus Difasilitasi Teknologi Khusus
75 Persen Sampah Nasional Masih Dibuang Terbuka, Daerah Resmi Masuk Darurat Sampah
Pemulihan Listrik Pascabencana Sumatra Capai 99 Persen, Pemerintah Fokus Percepatan Rehabilitasi
Mahasiswa KKN UPGRIS Dorong Inovasi Kemasan UMKM Souvenir Desa Leyangan
KemenPPPA Tetapkan Dua Program Prioritas 2026, DPR Ingatkan Risiko Pemangkasan Anggaran

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 07:48 WIB

DWP Tegaskan Peran Strategis Perempuan dalam Mewujudkan Perubahan Nyata

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:45 WIB

Tanamkan Budaya Hemat, Mahasiswa KKN UPGRIS Ajak Siswa SDN 1 Palebon Gemar Menabung Sejak Dini

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:02 WIB

Hadapi Musim Hujan, PKK Jawa Tengah Galakkan Penanaman Pohon di Pekarangan

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:22 WIB

Kemendikdasmen Terapkan TKA Inklusif 2026, Murid Berkebutuhan Khusus Difasilitasi Teknologi Khusus

Selasa, 27 Januari 2026 - 10:49 WIB

75 Persen Sampah Nasional Masih Dibuang Terbuka, Daerah Resmi Masuk Darurat Sampah

Berita Terbaru