Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro Tahun 2026 yang tergabung dalam KKN-IDBU 05 akan melaksanakan program pengabdian masyarakat di Desa Bulugede, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.
Mengusung pendekatan multidisiplin, mahasiswa dari berbagai fakultas menyusun puluhan program kerja yang berangkat dari hasil survei lapangan dan pemetaan kebutuhan masyarakat, dengan fokus pada pemberdayaan Pekerja Migran Indonesia (PMI), penguatan ketahanan keluarga, peningkatan literasi masyarakat, serta pengembangan potensi ekonomi desa.
KKN-IDBU 05 ini dilaksanakan selama 288 jam dengan bimbingan beberapa dosen KKN yaitu Dr. Elfia Farida, Dyah Wijaningsih, S.H., M.Hum, Dr. Muh. Afif Mahfud dan Dr. Aga Natalis.
Desa Bulugede dipilih sebagai lokasi pengabdian karena memiliki karakteristik yang khas sebagai salah satu desa dengan jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang relatif tinggi di Kabupaten Kendal.
Di balik kontribusi sektor migrasi terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga, desa ini juga menghadapi berbagai tantangan, mulai dari rendahnya literasi hukum mengenai migrasi aman, pengelolaan remitansi yang belum optimal, kerentanan psikososial keluarga PMI, hingga perlunya peningkatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi perkembangan teknologi digital.
Berdasarkan kondisi tersebut mahasiswa KKN-IDBU 05 merancang rangkaian program yang saling terintegrasi untuk menjawab kebutuhan masyarakat secara menyeluruh.
Berbagai kegiatan edukasi akan difokuskan pada peningkatan pemahaman mengenai migrasi yang aman, perlindungan hukum bagi calon PMI maupun PMI Purna, pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), pengenalan mekanisme pelaporan apabila terjadi pelanggaran hak pekerja migran, serta penguatan literasi digital agar masyarakat mampu mengenali berbagai bentuk penipuan rekrutmen kerja dan menjaga keamanan data pribadi di era digital.
Di bidang ekonomi, mahasiswa akan menghadirkan berbagai program peningkatan literasi keuangan yang mencakup pengelolaan dana remitansi, perencanaan keuangan keluarga, analisis kelayakan finansial sebelum keberangkatan sebagai PMI, investasi pendidikan anak, pemanfaatan aplikasi pencatatan keuangan digital, hingga pendampingan pengembangan UMKM berbasis potensi lokal.
Pendekatan tersebut diharapkan mampu mendorong masyarakat dalam mengelola pendapatan secara lebih produktif sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi keluarga.
Penguatan aspek psikososial juga menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan KKN tahun ini. Berbagai kegiatan psikoedukasi disiapkan untuk membantu calon PMI maupun PMI Purna dalam membangun kesiapan mental, mengelola stres, meningkatkan regulasi emosi, memperkuat ketahanan keluarga, mengembangkan pola pengasuhan yang positif, hingga membangun resiliensi pelaku UMKM dalam menghadapi tantangan usaha.
Program-program tersebut dirancang untuk mendukung kesejahteraan masyarakat tidak hanya dari sisi ekonomi, tetapi juga dari aspek kesehatan mental dan kualitas hubungan sosial di lingkungan keluarga.
Sementara itu, bagi generasi muda terkhusus siswa sekolah dasar, mahasiswa akan menghadirkan program yang mengangkat nilai-nilai Pancasila, wawasan kebangsaan, literasi digital, dan kesadaran hukum sejak usia dini.
Edukasi mengenai etika bermedia digital, keamanan internet, perlindungan data pribadi, serta jejak digital juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya digital yang sehat di kalangan pelajar Desa Bulugede.
Sebagai bentuk keberlanjutan program, setiap kegiatan akan menghasilkan berbagai luaran edukatif berupa booklet digital, modul pembelajaran, poster, infografis, media publikasi, video dokumentasi, hingga konten edukasi yang dapat dimanfaatkan oleh pemerintah desa maupun masyarakat setelah program KKN selesai dilaksanakan.
Seluruh luaran tersebut dirancang agar manfaat program tidak berhenti pada masa pelaksanaan KKN, melainkan tetap dapat menjadi sumber informasi dan pembelajaran bagi masyarakat.
Pelaksanaan KKN-IDBU 05 juga mengedepankan kolaborasi dengan Pemerintah Desa Bulugede, perangkat desa, sekolah, kelompok PKK, karang taruna, pelaku UMKM, keluarga PMI, serta PMI Purna sebagai mitra dalam proses pemberdayaan masyarakat.
Sinergi antara mahasiswa dan masyarakat diharapkan mampu menghasilkan program yang sesuai dengan kebutuhan lokal sekaligus memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa.
Melalui rangkaian program multidisiplin tersebut, mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro berkomitmen menghadirkan pengabdian yang tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan kegiatan, tetapi juga mendorong terciptanya dampak yang berkelanjutan.
Dengan mengintegrasikan aspek hukum, ekonomi, psikologi, pendidikan, dan teknologi, KKN-IDBU 05 diharapkan dapat berkontribusi dalam mewujudkan Desa Bulugede sebagai desa yang semakin mandiri, adaptif, berdaya saing, serta memiliki ekosistem perlindungan dan pemberdayaan yang lebih kuat bagi masyarakat, khususnya keluarga Pekerja Migran Indonesia.
Tidak ada komentar