Hukum Perdagangan Internasional hingga Siber Jadi Fokus Magister Hukum Bisnis BINUS University

waktu baca 5 menit
Senin, 29 Jun 2026 09:05 2 vritimes

BINUS University melalui BINUS Graduate Program secara resmi meluncurkan Magister Hukum Bisnis/Master of Business Law, sebuah program S2 yang dirancang untuk mempersiapkan profesional dan calon pemimpin masa depan agar mampu menghadapi tantangan hukum di era digital dan globalisasi.

Transformasi digital yang dipicu oleh
perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), ekonomi digital,
dan perdagangan internasional telah mengubah cara dunia bisnis beroperasi. Di
tengah perubahan tersebut, berbagai isu hukum baru terus bermunculan, mulai
dari keamanan siber, perlindungan data, sengketa bisnis digital, hingga
kompleksitas regulasi dalam perdagangan lintas negara. Kondisi ini menuntut
hadirnya sumber daya manusia yang tidak hanya memahami hukum, tetapi juga mampu
melihat keterkaitannya dengan teknologi, bisnis, dan dinamika global.

Menjawab kebutuhan tersebut, BINUS
University melalui BINUS Graduate Program secara resmi meluncurkan Magister
Hukum Bisnis/Master of Business Law
, sebuah program S2 yang dirancang untuk
mempersiapkan profesional dan calon pemimpin masa depan agar mampu menghadapi
tantangan hukum di era digital dan globalisasi.

Peluncuran program ini diselenggarakan di
BINUS @Kemanggisan, Kampus Anggrek, Jakarta Barat (26/6) dan dihadiri oleh mahasiswa,
akademisi, praktisi hukum, regulator, dan khalayak umum. Acara dibuka oleh
Direktur BINUS Graduate Program, Prof. Dr. Sani M. Isa, S.Si, M.Kom dan
Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia
(PERADI), Dr. Hermansyah Dulaimi. Dilanjutkan dengan keynote
session
yang menghadirkan Ketua Komisi III DPR RI, Dr. Habiburokhman,
S.H., M.H.
dan Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Dyah Roro
Esti Widya Putri, B.A., M.S.c.

Dalam paparannya, keynote speakers
menyoroti pentingnya kesiapan regulasi dan sumber daya manusia dalam menghadapi
percepatan transformasi digital yang memengaruhi aktivitas perdagangan,
investasi, dan bisnis di tingkat nasional maupun internasional. Selain itu,
dibahas pula bagaimana hukum harus mampu berkembang secara adaptif agar dapat
menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia usaha yang terus berubah.

Sebagai bagian dari rangkaian acara, BINUS
University juga menggelar seremoni peluncuran Magister Hukum Bisnis/Master of
Business Law yang menandai komitmen institusi dalam menghadirkan pendidikan
hukum yang relevan dengan tantangan masa depan. Program ini dirancang untuk
membekali mahasiswa dengan perspektif multidisipliner yang menghubungkan aspek
hukum, bisnis, teknologi, dan hubungan internasional.

Baca juga:  Hari Terakhir! BRI Finance Hadirkan Promo Bunga 0% di Pameran Otomotif di Sumatera Barat

Magister Hukum Bisnis/Master of Business
Law BINUS University memiliki fokus pada hukum perdagangan internasional
yang diperkuat dengan pemahaman mengenai Cyber Law, ICT Law,
dan Digital Forensics. Melalui pendekatan tersebut,
mahasiswa diharapkan mampu memahami berbagai isu hukum yang muncul dalam
ekosistem bisnis modern, termasuk transaksi digital, keamanan siber,
perlindungan data, perdagangan internasional, serta penyelesaian sengketa yang
melibatkan teknologi.

Berbeda dengan program magister hukum pada
umumnya, Magister Hukum Bisnis/Master of Business Law BINUS University terbuka
bagi lulusan dari berbagai disiplin ilmu. Pendekatan ini

Baca juga:  Bagaimana Cara Mengatur Uang yang Baik agar Gaji Tidak Cepat Habis?

memberikan kesempatan bagi para profesional
dari latar belakang bisnis, teknologi, komunikasi, pemerintahan, maupun bidang
lainnya untuk memperdalam pemahaman mereka mengenai aspek hukum yang semakin
penting dalam dunia kerja dan industri.

Program ini juga mengadopsi model
pembelajaran hybrid learning yang memungkinkan mahasiswa
mengikuti perkuliahan secara fleksibel melalui kombinasi kelas daring dan
luring. Selain itu, durasi studi 18 bulan yang diterapkan memungkinkan proses
studi berlangsung lebih efisien sehingga mendukung kebutuhan para profesional
yang ingin melanjutkan pendidikan tanpa harus meninggalkan aktivitas karier
mereka.

Rangkaian peluncuran turut menghadirkan
talkshow bertema ‘Law in the Age of AI and Digital Economy in International
Trade’
yang mempertemukan perspektif akademisi dan praktisi dalam membahas
berbagai isu hukum kontemporer. Sesi ini menghadirkan Yakup Putra Hasibuan,
CEO Perqara dan pengacara di Hasibuan & Hasibuan, Dr. Tia Mariatul
Kibtiah
dari Dosen International Relation BINUS University, serta Dr.
Muhammad Reza Syariffudin Zaki,
Dosen Business Law BINUS University
sekaligus Managing Partner Reza Zaki Law Firm.

Diskusi menyoroti berbagai perkembangan
yang tengah membentuk lanskap hukum bisnis global. Dari sisi teknologi,
pembahasan mencakup perkembangan cyber law, praktik litigasi modern,
penyelesaian sengketa bisnis, hingga tantangan hukum yang muncul dalam ekosistem
digital dan platform teknologi. Para pembicara juga membahas bagaimana
perubahan geopolitik dan geoekonomi global semakin memengaruhi arah perdagangan
internasional, investasi, serta pembentukan kebijakan hukum di berbagai negara.

Baca juga:  Build With AI 2026: Event Vibe Coding Kolaborasi GDG Makassar dan Telkom AI Center Siapkan Talenta Masa Depan

Perspektif hubungan internasional turut
menjadi sorotan, khususnya terkait dinamika konflik global, peran ASEAN, serta
implikasinya terhadap stabilitas kawasan dan perkembangan regulasi di berbagai
negara. Dalam konteks tersebut, hukum bisnis dinilai memiliki peran strategis
dalam menjembatani kebutuhan dunia usaha dengan berbagai perubahan yang terjadi
di tingkat global.

Melalui diskusi tersebut, para peserta
memperoleh gambaran mengenai bagaimana perkembangan teknologi, perdagangan
internasional, dan geopolitik global kini saling terhubung dan memengaruhi
praktik hukum modern. Situasi ini menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap
profesional hukum yang memiliki perspektif multidisipliner semakin penting di
masa mendatang.

“Dengan diluncurkannya Magister Hukum
Bisnis/Master of Business Law, kami berharap dapat berkontribusi dalam mencetak
generasi profesional yang mampu memahami kompleksitas hubungan antara hukum,
bisnis, teknologi, dan dinamika global, sekaligus menghadirkan solusi yang
relevan bagi perkembangan industri dan masyarakat,” ujar Prof. Dr. Shidarta,
S.H., M.Hum
selaku Head of Program Master of Business Law BINUS University.
Ia menambahkan bahwa penerimaan mahasiswa untuk kelas perdana pada September
2026
telah dibuka dan ini menjadi bagian dari komitmen BINUS University
dalam menghadirkan pendidikan berkualitas yang selaras dengan semangat fostering
and empowering the society in building the nation.
***

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA