Berita  

Mahasiswa KKN UIN Walisongo Kenalkan Ecoprint Ramah Lingkungan di TK Yos Sudarso Gempolsongo

TK Yos Sudarso
Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang bersama para siswa dan guru TK Yos Sudarso Desa Gempolsongo sambil memamerkan hasil karya totebag

Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Walisongo Semarang di Desa Gempolsongo melaksanakan program kerja berupa kegiatan ecoprint bersama anak-anak TK Yos Sudarso pada Senin, 25 Mei 2026.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk edukasi kreatif dan ramah lingkungan kepada anak-anak sejak usia dini melalui pemanfaatan bahan-bahan alami yang ada di sekitar.

Kegiatan ecoprint ini bertujuan untuk mengenalkan kepada anak-anak bahwa daun tidak hanya menjadi bagian dari lingkungan sekitar, tetapi juga dapat dimanfaatkan menjadi motif karya seni yang menarik dan bernilai guna.

Selain itu, mahasiswa KKN juga mengenalkan bahwa hasil karya ecoprint dapat menjadi ide kreativitas bahkan memiliki potensi sebagai bahan usaha kreatif di masa mendatang.

Ecoprint merupakan teknik mencetak motif alami menggunakan daun atau tumbuhan pada media tertentu, seperti kain atau totebag.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Ikut Serta Dalam Kegiatan Haul Akbar Simbah Buyut Derso & Nyai Sani Digelar Meriah di Desa Mlaten

Dalam pelaksanaan kegiatan ini, mahasiswa KKN menggunakan berbagai jenis daun dengan bentuk dan tekstur yang berbeda untuk dijadikan motif.

Anak-anak dikenalkan pada berbagai bentuk daun, cara menyusun pola, hingga proses pencetakan motif secara sederhana dan menyenangkan.

Kegiatan dimulai dengan pembukaan dan perkenalan dari mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang kepada anak-anak TK Yos Sudarso.

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan menyenangkan sejak awal dimulai. Mahasiswa KKN kemudian memberikan penjelasan sederhana mengenai ecoprint dan manfaat daun yang dapat dijadikan karya seni ramah lingkungan.

Penjelasan dilakukan dengan bahasa yang mudah dipahami agar anak-anak dapat mengikuti kegiatan dengan baik.

Agar kegiatan berjalan lebih tertib dan efektif, anak-anak TK dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil. Setiap kelompok didampingi langsung oleh mahasiswa KKN yang bertugas membantu, mengarahkan, serta membimbing anak-anak selama proses pembuatan ecoprint berlangsung.

Baca juga:  Masih Minta Customer Copy Paste Data di Chat? WA Form Barantum Solusinya

Pendampingan tersebut dilakukan agar anak-anak lebih mudah memahami langkah-langkah kegiatan serta merasa nyaman dan percaya diri saat berkreasi membuat motif dari daun.

Setelah pembagian kelompok selesai, mahasiswa KKN membagikan media ecoprint yang telah disiapkan kepada seluruh peserta. Anak-anak kemudian diajak memilih daun dengan berbagai bentuk yang mereka sukai untuk dijadikan motif.

Dengan penuh antusias, anak-anak mulai menyusun daun pada media yang tersedia dan mencoba membuat pola sesuai kreativitas masing-masing.

Mahasiswa KKN turut membantu anak-anak dalam proses penyusunan daun hingga pencetakan motif agar hasil karya dapat terlihat dengan baik.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UPGRIS Edukasi Cuci Tangan dan Perlindungan Diri di SD Islam Cendekia Ngempon

Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana bermain dan belajar, tetapi juga melatih kreativitas, motorik, serta keberanian anak untuk bereksplorasi.

Program kerja ecoprint yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang di Desa Gempolsongo ini berhasil terlaksana dengan baik dan mendapat respons positif dari pihak sekolah maupun peserta didik.

Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara mahasiswa KKN dan anak-anak TK Yos Sudarso sebagai bentuk dokumentasi dan kenang-kenangan dari kegiatan tersebut.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan anak-anak TK Yos Sudarso semakin aktif dalam berkreasi, lebih peduli terhadap lingkungan sekitar, serta mampu melihat bahwa benda-benda alami di sekitar mereka dapat diolah menjadi karya yang menarik dan memiliki nilai guna dalam kehidupan sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *