Inilah Kesalahan Fatal Saat Memasak Opor Ayam yang Bisa Bikin Rasanya Gagal Total

resep opor ayam

Jatengvox.com – Opor ayam adalah salah satu hidangan khas Indonesia yang selalu hadir di berbagai perayaan, terutama saat Lebaran.

Perpaduan santan yang gurih dan rempah-rempah yang khas membuat opor ayam begitu menggugah selera.

Namun, ada beberapa kesalahan yang sering dilakukan saat memasak opor ayam, yang bisa membuat rasanya jauh dari harapan.

Berikut adalah beberapa kesalahan fatal yang harus dihindari agar opor ayam tetap lezat dan nikmat.

1. Menggunakan Santan yang Tidak Tepat

Santan adalah kunci utama dalam membuat opor ayam. Kesalahan pertama yang sering terjadi adalah menggunakan santan instan tanpa menyesuaikan takarannya.

Santan instan cenderung lebih kental dan perlu dicampur dengan air agar tidak terlalu pekat.

Sebaliknya, jika menggunakan santan segar, pastikan untuk tidak memasaknya terlalu lama agar tidak pecah dan menghasilkan tekstur yang kurang menggoda.

Baca juga:  Bukan Cuma Enak, Opor Ayam Ternyata Punya Makna Mendalam dalam Tradisi Idul Fitri

2. Memasukkan Santan Sekaligus di Awal

Banyak orang memasukkan santan sejak awal proses memasak, padahal cara ini bisa membuat santan pecah dan teksturnya menjadi tidak menarik.

Sebaiknya, masukkan santan encer terlebih dahulu untuk memasak ayam hingga empuk.

Setelah itu, baru tambahkan santan kental di tahap akhir dengan api kecil sambil terus diaduk agar teksturnya tetap halus dan rasa gurihnya lebih terasa.

3. Menggunakan Ayam yang Tidak Segar

Kesegaran ayam sangat berpengaruh terhadap cita rasa opor.

Menggunakan ayam yang sudah terlalu lama disimpan di freezer atau kurang segar bisa membuat dagingnya menjadi alot dan kurang enak.

Sebaiknya gunakan ayam kampung untuk hasil yang lebih empuk dan gurih.

Jika memakai ayam negeri, pastikan untuk merebusnya lebih dulu agar tidak mengeluarkan bau amis saat dimasak.

Baca juga:  Mawar : Sejarah, Makna, dan Keunikan di Balik Setiap Kelopaknya

4. Terlalu Banyak atau Kurang Menggunakan Rempah

Rempah-rempah adalah nyawa dalam masakan opor ayam. Kesalahan umum yang sering terjadi adalah menakar rempah secara asal.

Jika terlalu sedikit, rasa opor akan hambar dan kurang beraroma. Sebaliknya, jika terlalu banyak, rasa rempah bisa mendominasi dan menghilangkan cita rasa khas opor.

Gunakan bumbu seperti bawang merah, bawang putih, ketumbar, kemiri, lengkuas, dan serai dalam takaran yang pas agar cita rasanya seimbang.

5. Tidak Menumis Bumbu dengan Benar

Menumis bumbu dengan benar sangat penting untuk mengeluarkan aroma dan rasa rempah yang maksimal.

Banyak yang langsung mencampur bumbu dengan santan tanpa menumisnya terlebih dahulu, sehingga rasa opor menjadi kurang kuat.

Tumislah bumbu hingga harum dan matang sebelum dicampurkan dengan santan dan ayam agar menghasilkan rasa yang lebih kaya dan lezat.

Baca juga:  Tanaman Jagung: Kunci Ketahanan Pangan di Tengah Tantangan Perubahan Iklim

6. Memasak dengan Api Terlalu Besar

Opor ayam sebaiknya dimasak dengan api kecil hingga sedang agar bumbu bisa meresap sempurna ke dalam daging ayam.

Memasak dengan api terlalu besar bisa membuat santan cepat mendidih dan pecah, serta menyebabkan ayam tidak matang merata.

Masaklah dengan sabar dan aduk secara perlahan agar hasilnya lebih maksimal.

7. Tidak Memberi Waktu agar Bumbu Meresap

Salah satu trik agar opor ayam lebih lezat adalah membiarkannya dalam kondisi diam selama beberapa jam setelah dimasak.

Banyak orang langsung menyajikan opor ayam begitu selesai dimasak, padahal rasanya akan lebih nikmat jika dibiarkan sejenak agar bumbu benar-benar meresap ke dalam daging ayam.

Jika memungkinkan, masaklah opor beberapa jam sebelum disajikan atau bahkan sehari sebelumnya agar rasanya semakin mantap.***

Pos terkait

iklan