Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Walisongo Posko 100 membawa nuansa baru di TPQ Al-Muhajirin Perumahan Wonoasri, Dusun Sambeng, Desa Wonoyoso, dengan menghadirkan program inspiratif bertajuk sosialisasi pohon impian kreatif dan motivasi santri pada Senin, (25/8).
Kegiatan ini berlangsung rutin, melibatkan ustadz-ustadzah TPQ dan seluruh santri kelas dasar.
Program pohon impian menjadi terobosan mahasiswa KKN dalam menghidupkan suasana belajar Al-Qur’an yang lebih menyentuh aspek psikologis anak.
Para santri diajak menuliskan cita-cita mereka pada potongan kertas berbentuk daun, lalu menempelkannya di “pohon impian” besar yang dibuat bersama.
Aktivitas sederhana ini mengajarkan bahwa mimpi tidak boleh dipendam, tetapi perlu dituliskan, dirawat, dan diwujudkan melalui doa, usaha, serta akhlak yang baik.
Menurut Fara Ani Jayanti, Koordinator Divisi Pendidikan Agama KKN, program ini hadir untuk menjadikan TPQ bukan sekadar ruang baca Al-Qur’an, melainkan wadah membentuk generasi Qur’ani yang percaya diri dan berorientasi masa depan.
“Kami ingin anak-anak belajar bahwa bermimpi itu bagian dari ibadah. Saat mereka menuliskan cita-citanya, sesungguhnya mereka sedang belajar bertanggung jawab atas masa depan sekaligus mengaitkan harapan dengan nilai Qur’ani,” jelasnya.
Kegiatan juga dikemas interaktif dengan motivasi dari mahasiswa KKN melalui cerita tokoh Islam, permainan edukatif, serta diskusi ringan tentang langkah kecil menuju cita-cita: mulai dari rajin mengaji, disiplin belajar, hingga berbakti pada orang tua.
Kehadiran mahasiswa KKN membuat anak-anak merasakan bahwa belajar di TPQ tidak hanya menghafal, tetapi juga menemukan inspirasi.
Dalam sambutannya, Bapak Asrodin, ustadz TPQ Al-Muhajirin, menyampaikan apresiasi atas peran mahasiswa KKN.
“Kami berterima kasih kepada adik-adik KKN yang sudah menghadirkan program penuh motivasi dan inspirasi. Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk menumbuhkan semangat santri, sekaligus menambah warna baru dalam proses pembelajaran di TPQ,” ungkapnya.
Dengan program ini, mahasiswa KKN berharap meninggalkan jejak yang lebih dalam: mencetak generasi Qur’ani yang bukan hanya fasih membaca Al-Qur’an, tetapi juga berkarakter, visioner, dan siap menghadapi tantangan zaman dengan akhlak sebagai fondasi utama.
Oleh: Fara