Jawa Tengah Terus Perkuat Keterbukaan Informasi, Mayoritas Daerah Sudah Masuk Kategori Informatif

Jumat, 5 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Keterbukaan informasi publik di Jawa Tengah terus menunjukkan perkembangan menggembirakan.

Upaya pemerintah provinsi serta kabupaten/kota dalam menyediakan akses informasi yang mudah dan transparan, kini mulai terlihat hasilnya.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi Informasi (KI) Jawa Tengah, Indra Ashoka, usai beraudiensi dengan Gubernur Ahmad Luthfi di Gubernuran, Kamis (4/12/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Indra, tingkat keterbukaan informasi di Jawa Tengah saat ini berada pada jalur yang tepat. Banyak badan publik telah aktif mengunggah informasi melalui website resmi maupun kanal media sosial.

Upaya ini, kata dia, membuat masyarakat lebih mudah mendapatkan data dan perkembangan terbaru dari lembaga pemerintah.

Baca juga:  Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi Tinjau Kantor Pemkot Pekalongan Pascakebakaran, Pastikan Layanan Publik Aman

“Kalau dilihat dari kabupaten/kota, Jawa Tengah ini sudah cukup baik. Mungkin lebih dari 70 persen sudah informatif,” ujarnya.

Ia menegaskan, peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) sangat krusial dalam proses ini. PPID dianggap sebagai garda depan yang memastikan informasi terkurasi, akurat, dan dapat diakses kapan saja oleh masyarakat.

Komisi Informasi Jawa Tengah saat ini juga sedang melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) tahunan.

Dari 189 badan publik yang ikut monev, sebanyak 102 telah masuk ke tahap uji publik, sebuah proses penilaian lanjutan untuk mengukur sejauh mana kualitas keterbukaan informasi mereka.

Baca juga:  Pemprov Jateng Siagakan 23 Posko Terpadu, Pastikan Nataru 2025–2026 Aman dan Nyaman

Indra menyebutkan bahwa badan publik yang masuk penilaian ini akan memperoleh peringkat berbeda, mulai dari kategori menuju informatif, cukup informatif, hingga informatif.

Monev ini bukan sekadar formalitas. Dalam praktiknya, penilaian dilakukan untuk mendorong tiap lembaga melakukan pembenahan berkelanjutan, terutama dalam penyajian informasi yang relevan, lengkap, dan sesuai kebutuhan publik.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengapresiasi pelaksanaan monev tersebut. Ia mengungkapkan bahwa di era komunikasi digital seperti sekarang, kebutuhan informasi tidak lagi bersifat pelengkap, tetapi menjadi bagian penting dalam setiap proses pembangunan.

“Saat ini yang dibutuhkan adalah informasi dan komunikasi,” ujar gubernur, sembari menyatakan kesiapannya hadir dalam malam penganugerahan keterbukaan informasi pada 16 Desember mendatang.

Baca juga:  Realisasi Investasi Jawa Tengah 2025 Tertinggi Sepanjang Sejarah, Tembus Rp88,5 Triliun

Sementara itu, Kepala Diskominfo Jawa Tengah, Agung Hariyadi, menambahkan bahwa pemerintah provinsi terus memperkuat ekosistem digital untuk mendukung keterbukaan informasi.

Salah satu langkah konkret adalah melalui program Rumah Rakyat, yang membuka akses langsung bagi masyarakat untuk menyampaikan pengaduan, aspirasi, hingga permintaan informasi.

Semua layanan tersebut kini terintegrasi dalam platform digital Jateng Ngopeni Nglakoni, yang dirancang sebagai wadah terpadu bagi masyarakat untuk berinteraksi dengan pemerintah secara lebih transparan.

“Semua bagian dari upaya membuka transparansi seluas-luasnya, agar masyarakat bisa menyampaikan kebutuhan dan memperoleh informasi dengan mudah,” jelas Agung.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Pemprov Jateng Ubah Skema Pengelolaan Aset demi Tingkatkan PAD
Balik Rantau Gratis 2026 Dibuka, Pemprov Jateng Siapkan Bus dan Kereta untuk 3.700 Pemudik
Program Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026 Dibuka, Ratusan Bus dan Kereta Disiapkan dari Jakarta dan Bandung
Jateng–BRIN Siapkan Energi Surya 5 MW untuk Karimunjawa, Dorong Listrik Stabil dan Air Bersih
Jelang Idulfitri 1447 H, Pemprov Jateng Sidak Pasar Raya Salatiga Pastikan Harga Stabil dan Pangan Aman
Gubernur Jateng Dorong Penguatan Kampung Bersinar, Jateng Pertegas Perang Lawan Narkoba
Gubernur Ahmad Luthfi Turun Tangan Bersihkan Pantai Batang, Dorong Jateng Menuju Zero Waste 2029
Jateng Genjot Pemanfaatan RDF, Taj Yasin Dorong Industri Serap Olahan Sampah Jadi Energi

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 10:30 WIB

Pemprov Jateng Ubah Skema Pengelolaan Aset demi Tingkatkan PAD

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:56 WIB

Balik Rantau Gratis 2026 Dibuka, Pemprov Jateng Siapkan Bus dan Kereta untuk 3.700 Pemudik

Selasa, 10 Maret 2026 - 14:32 WIB

Program Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026 Dibuka, Ratusan Bus dan Kereta Disiapkan dari Jakarta dan Bandung

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:12 WIB

Jateng–BRIN Siapkan Energi Surya 5 MW untuk Karimunjawa, Dorong Listrik Stabil dan Air Bersih

Rabu, 4 Maret 2026 - 06:17 WIB

Jelang Idulfitri 1447 H, Pemprov Jateng Sidak Pasar Raya Salatiga Pastikan Harga Stabil dan Pangan Aman

Berita Terbaru