Indonesia dan Australia Sepakati Pembaruan Kerja Sama Pertahanan, Tegaskan Komitmen Jaga Stabilitas Kawasan

Rabu, 12 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Hubungan Indonesia dan Australia kembali memasuki babak baru. Kedua negara sepakat memperbarui perjanjian kerja sama di bidang keamanan dan pertahanan, dengan fokus pada peningkatan kolaborasi militer serta konsultasi strategis di tingkat tinggi.

Kesepakatan ini disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese pada Rabu (12/11/2025), saat Presiden Prabowo berkunjung ke kapal HMAS Canberra yang bersandar di Pangkalan Angkatan Laut Garden Island, Australia.

Langkah tersebut menjadi simbol penting dalam hubungan bilateral kedua negara yang selama ini dikenal erat, namun dinamis, terutama dalam isu keamanan kawasan Asia-Pasifik.

Baca juga:  Dosen UMS Dampingi Ibu-ibu PKK Atur Keuangan Keluarga Secara Bijak

PM Anthony Albanese menjelaskan, Indonesia dan Australia telah menyelesaikan negosiasi substansial mengenai kerja sama keamanan bersama.

Ia menegaskan, kesepakatan ini mencerminkan pengakuan kedua negara bahwa cara terbaik menjaga perdamaian dan stabilitas regional adalah melalui kerja sama, bukan persaingan.

“Ini menjadi bukti bahwa menjaga perdamaian dan stabilitas hanya bisa dilakukan dengan bertindak bersama,” ujar Albanese.

Ia juga menyampaikan rencananya untuk berkunjung ke Indonesia pada tahun depan, guna menandatangani perjanjian resmi tersebut.

Menurutnya, langkah ini akan memperdalam kerja sama pertahanan yang telah dibangun sejak 2024, termasuk dalam bidang latihan militer, pertukaran informasi, dan peningkatan kapasitas pasukan.

Baca juga:  KKN MMK UIN Walisongo dan TPQ Al-Hidayah 2 Gelar Acara Akhirussanah, Wujudkan Generasi Kreatif dan Berakhlak Mulia

Dalam perjanjian baru ini, kedua negara berkomitmen untuk melakukan konsultasi rutin di tingkat pemimpin dan menteri, terutama terkait isu-isu pertahanan dan keamanan kawasan.

Bila salah satu negara menghadapi ancaman, keduanya akan berkonsultasi dan mempertimbangkan langkah bersama yang bisa diambil.

“Perjanjian ini akan memfasilitasi kegiatan keamanan yang saling menguntungkan,” kata Albanese menegaskan.

Presiden Prabowo menambahkan, hubungan dengan Australia adalah bagian penting dari diplomasi pertahanan Indonesia.

“Pada dasarnya, ini menegaskan kembali tekad kami untuk meningkatkan persahabatan kedua negara sebagai mitra sekaligus tetangga dekat,” ujarnya.

Baca juga:  Permudah Navigasi, Mahasiswa KKN Walisongo Pasang Papan Petunjuk Arah di Purworejo

Prabowo menekankan pentingnya prinsip hidup bertetangga yang baik.

“Takdir Indonesia dan Australia adalah bertetangga secara langsung. Kita tidak bisa memilih siapa tetangga kita, tapi kita bisa memilih bagaimana cara kita hidup berdampingan,” ucapnya.

Ia juga menyinggung nilai-nilai budaya Indonesia yang menjunjung tinggi solidaritas antarwarga dan antarnegara.

“Dalam budaya kita, ketika menghadapi kesulitan, tetangga adalah pihak pertama yang akan membantu. Kerabat mungkin jauh, tapi tetangga yang baik akan saling menolong,” tambahnya.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Cuaca Ekstrem Dini Hari, Jalur Kereta Pantura Sempat Terganggu
Isra Mikraj 1447 H, Menag Tekankan Salat sebagai Pondasi Akhlak dan Kesadaran Ekologis
KPK Ingatkan Risiko Korupsi Penugasan Khusus Pertamina dalam Kerja Sama Energi dengan AS
RUU Penanggulangan Disinformasi Disorot DPR, Komisi I Minta Pemerintah Lebih Terbuka
Kemenhut Gandeng Yayasan Pertamina, Optimalisasi KHDTK Dorong Hutan Berkelanjutan dan Tangguh Bencana
Jawa Tengah Tancap Gas Menuju Swasembada Pangan 2026, Ini Strategi Besarnya
Darurat Sampah Nasional Ditetapkan, Pemerintah Dorong Peran Aktif Daerah dan DPRD
Mendikdasmen Abdul Mu’ti Tekankan Peran Keluarga dalam Pendidikan Karakter Anak

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:28 WIB

Cuaca Ekstrem Dini Hari, Jalur Kereta Pantura Sempat Terganggu

Jumat, 16 Januari 2026 - 08:42 WIB

Isra Mikraj 1447 H, Menag Tekankan Salat sebagai Pondasi Akhlak dan Kesadaran Ekologis

Jumat, 16 Januari 2026 - 06:15 WIB

KPK Ingatkan Risiko Korupsi Penugasan Khusus Pertamina dalam Kerja Sama Energi dengan AS

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:35 WIB

RUU Penanggulangan Disinformasi Disorot DPR, Komisi I Minta Pemerintah Lebih Terbuka

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:04 WIB

Jawa Tengah Tancap Gas Menuju Swasembada Pangan 2026, Ini Strategi Besarnya

Berita Terbaru