Merawat Toleransi, Mahasiswa UIN Walisongo Gotong Royong Bersihkan Gereja Pantekosta

Sabtu, 9 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Dalam rangka program kerja Divisi Lingkungan dan Kesehatan, mahasiswa KKN MB Posko 10 UIN Walisongo Semarang mengadakan bersih-bersih gereja (rumah ibadah Kristen) di Gereja Pantekosta di Indonesia, Desa Gemuhblanten, Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal, Sabtu (9/8/2025).

Kegiatan ini diikuti peserta KKN MB UIN dan pendeta dengan tujuan menanamkan ukhuwah keindonesiaan, satu nusa satu bangsa, menyambut HUT RI ke-80 walaupun berbeda keyakinan.

“Sangat senang menganggap kami saudara satu nusa satu bangsa. Berbeda keyakinan ibarat baju, jangan sampai digembor-gemborkan hanya karena beda keyakinan,” papar Samuel, pendeta Desa Gemuhblanten.

Baca juga:  Publikasi Berita KKN untuk Mahasiswa, Panduan Lengkapnya Cek di Sini

Samuel Bisam memberitahukan pembangunan awal Gereja Pantekosta dimulai tahun 1982, sementara aktivitas jemaat sudah berlangsung sejak 1972.

“Gerejanya dibangun pada tahun 1982 dan mulai beroperasi ada orang-orangnya sejak 1972,” ucapnya.

Samuel Bisam juga menjelaskan, umat yang terdaftar di Gereja Pantekosta berjumlah 80 orang, dengan 50–60 orang yang aktif.

“Umat yang terdaftar ada 80 dan umat yang aktif 50–60 orang,” tuturnya.

Koordinator Divisi Lingkungan dan Kesehatan, Helmi Adi Bachtiar, memberikan tanggapan terkait agenda tersebut. Ia mendukung tema kampus Moderasi Beragama dengan membersihkan gereja sebagai wujud pengamalan nilai tersebut.

Baca juga:  Kenalkan Budaya Lokal, KKN MIT 20 Gelar Pelatihan Batik Jumputan di SDN 02 Kemitir

“Divisi Lingkes mengusung program yang sama dari kampus Moderasi Beragama, jadi kita membersihkan tempat ibadah di desa ini tidak hanya Islam, melainkan juga non-Muslim,” ujarnya.

Respon positif juga datang dari pihak gereja. Sang pendeta merasa sangat terbuka dengan kedatangan mahasiswa KKN MB UIN Walisongo Semarang.

“Dari pendeta sendiri sangat welcome kepada kita, bahkan memberikan jamuan, contohnya diajak makan bakso,” katanya.

Turut bersih-bersih gereja mahasiswa KKN MB UIN Walisongo sebagai bentuk moderasi beragama di lingkungan masyarakat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program KKN MB UIN Walisongo yang berfokus pada tema Moderasi Beragama serta menanamkan ukhuwah keindonesiaan dalam rangka menyambut HUT RI ke-80.

Baca juga:  Tim KKN UIN Walisongo Semarang Meriahkan Turnamen Badminton HUT RI di Desa Pidodowetan, Warga Antusias

Penulis: Tim KKN UIN Walisongo Posko 10 Gemuhblanten

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Prabowo dan Raja Charles III Sepakat Perkuat Pemulihan 57 Taman Nasional Indonesia
Infrastruktur Dinilai Jadi Kunci Pariwisata Nasional, DPR Minta Kemenpar Evaluasi Strategi Promosi
Pembangunan Rusun Subsidi Meikarta Dapat Lampu Hijau, KPK Tegaskan Status Hukum Bersih
Risma Ardhi Chandra Resmi Jalankan Tugas sebagai Plt Bupati Pati
Polri Perluas Direktorat PPA-PPO di Daerah, Fokus Lindungi Korban Kekerasan dan Perdagangan Orang
Tingkatkan Higienitas Peserta Didik, Mahasiswa KKN UPGRIS Gelar Praktik Edukasi Cuci Tangan di TK Al-Hidayah 7 Palebon
Prabowo Tegaskan Pendidikan Kunci Sukses Bangsa di Era Teknologi
Pelayanan Publik di Pati Dipastikan Tetap Berjalan Usai OTT KPK, Wagub Jateng Minta Kepala Daerah Jaga Integritas

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 08:19 WIB

Prabowo dan Raja Charles III Sepakat Perkuat Pemulihan 57 Taman Nasional Indonesia

Kamis, 22 Januari 2026 - 09:57 WIB

Infrastruktur Dinilai Jadi Kunci Pariwisata Nasional, DPR Minta Kemenpar Evaluasi Strategi Promosi

Kamis, 22 Januari 2026 - 07:31 WIB

Pembangunan Rusun Subsidi Meikarta Dapat Lampu Hijau, KPK Tegaskan Status Hukum Bersih

Kamis, 22 Januari 2026 - 05:22 WIB

Risma Ardhi Chandra Resmi Jalankan Tugas sebagai Plt Bupati Pati

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:26 WIB

Polri Perluas Direktorat PPA-PPO di Daerah, Fokus Lindungi Korban Kekerasan dan Perdagangan Orang

Berita Terbaru